afaf-official

act like a lady, think like a boss #right

nidanuniverse:

w/ afaf 

nidanuniverse:

w/ afaf 

nidanuniverse:

nice (y)

“Tidak ada cinta tanpa air mata dan luka.”

—   Walau sering terluka, kita tetap mengulanginya, begitulah  (via nidanuniverse)

(Source: pena-kecil, via nidanuniverse)

“…dan pada akhirnya, di sepertiga-malam ini, kututup dengan; Tuhan, Kau mencintaiku, bukan?”

—   (via satukatasaturasa)

(via nidanuniverse)

kenapa sih cewe itu perasaannya ga stabil?suka nyiksa diri tau ga itu tuh

aufaakarim:

iya. kenapa kenapa kenapa….. :(

(Source: professorufaidah)

“Karena mendoakan adalah cara mencintai yang paling rahasia.”

—   (via kunamaibintangitunamamu)

(via aufaakarim)

Ketika Harga Diri Angkat Bicara

Harga Diri:

Kamu suka sama dia?

Aku:

Suka. Banget.

Harga Diri:

Lalu, kenapa kamu nggak menunjukkan sama dia bahwa kamu suka?

Aku:

Kan udah?

Harga Diri:

Itu belum cukup. Kamu belum pernah ngomongin perasaan kamu yang sebenarnya ke dia kan?

Aku:

Duh! Aku kan perempuan!

Harga Diri:

Terus kenapa?

Aku:

Perempuan itu nggak boleh nembak duluan kan?

Harga Diri:

Siapa yang nyuruh kamu nembak?

Aku:

Jadi gimana dong caranya supaya dia tau perasaanku?

Harga Diri:

Bilang bahwa kamu kangen. Bilang bahwa kamu senang ketika bersama dia.

Aku:

Tapi aku malu...

Harga Diri:

Berarti kamu belum terlalu suka sama dia!

Aku:

Aku suka banget sama dia!

Harga Diri:

Terus, apa yang menahan kamu untuk nggak ngomong soal perasaan ke dia?

Aku:

KAMU!

Harga Diri:

Aku? Kenapa aku? Kamu jangan mikirin aku kalau kamu benar-benar suka sama dia.

Aku:

Nggak apa-apa memangnya? Kamu nggak keberatan?

Harga Diri:

Ya nggaklah! Toh kalian sama-sama belum punya pacar. Toh kamu dikenal sebagai perempuan baik-baik, dan dia juga sepertinya orang baik. Nggak ada salahnya kan, ketika dua orang yang masih sendiri saling suka?

Aku:

Iya sih...

Harga Diri:

Lain kasusnya, kalau dia atau kamu sudah berpasangan. Atau, kamu hanya kepengin sesuatu yang lain dari dia. Atau, dia hanya kamu jadikan cadangan. Itu baru salah.

Aku:

Jadi nggak apa-apa nih, kalau aku bilang kangen sama dia?

Harga Diri:

Nggak apa-apa banget! Malah bagus kan?

Aku:

Gimana kalau dia jadi merasa terganggu setelahnya dan nggak nyaman?

Harga Diri:

Aku percaya dia nggak begitu. Setidaknya, dia jadi bisa mengambil sikap. Juga kamu.

Aku:

Aku nggak siap kalau gara-gara ngomongin perasaanku dia jadi menjauh.

Harga Diri:

Ya nggak apa-apa juga kan? Kamu jadi nggak membuang-buang waktu.

Aku:

Iya juga sih...

Harga Diri:

BTW, lain kali jangan nyalahin aku lagi ya!

Aku:

Hehe. Nggak kok. Kamu itu penting buat aku, makanya aku memperhitungkan kamu, Harga Diri :)

Harga Diri:

Terima kasih untuk itu, tapi ada kalanya kamu nggak usah memusingkan aku, ada kalanya kamu jangan menilai aku terlalu tinggi.

Aku:

Baiklah. Terima kasih untuk masukannya, Harga Diri. Tapi kamu yakin dia nggak akan keberatan dengan perasaanku?

Harga Diri:

Wah, itu sih bukan urusanku lagi. Kamu harusnya menanyakan hal ini kepada saudaraku, Percaya Diri. Bukannya dia seharusnya ada di dalam dirimu ya?

contactmeaisyah:

Amin amin amin – View on Path.

contactmeaisyah:

Amin amin amin – View on Path.

(via amlianisarstyna)

“Lagi-lagi, rinduku sedang berpesta-pora, dan hanya dirimu yang menjadi tamunya.”

—   (via satukatasaturasa)

(Source: satukatasaturasa, via amlianisarstyna)

AllahuAkbar subhanallah begitu mudahnya Allah menciptakan suara indah kaya gini (y)